Posts

Jangan Samapi Kandas Juga Di Liga Inggris Lagi City

Jangan Samapi Kandas Juga Di Liga Inggris Lagi City

FUNBET303 Raksasa Inggris, Manchester City baru saja mendapatkan hasil pahit di Liga Champions. City harus rela tersingkir dari ajang bergengsi semua club besar itu. Selanjutnya, The Citizen harus bisa menjaga peluang juaranya di Liga Inggris agar terbilang sukses.

Manchester City tersingkir di perempatfinal Liga Champions. Langkah mereka dihentikan Tottenham Hotspur dengan agregat 4-4, namun kalah produktivias gol tandang (kalah 0-1 saat tandang dan hanya menang 4-3 di kandang).

Setalah ini, City akan kembali menjamu Tottenham di Etihad, dalam lanjutan kompetisi Liga Inggris, Sabtu (20/4/2019). Sergio Aguero dkk diminta memenangi laganya untuk menjaga peluang juaranya.

Pada saat ini, City masih bersaing dengan Liverpool memperebutkan trofi Liga Inggris. Liverpool memimpin klasemen sementara dengan 85 poin dari 34 laga, diikuti City dengan 83 poin dari 33 laga.

BACA JUGA : Setelah Singkirkan FC Porto, Liverpoll Tantang Barcelona Di Semifinal Liga CHampions

Mantan bek City, Danny Mills, menyebut City harus bisa menjuarai Liga Inggris agar musimnya tetap terbilang sukses usai gagal di Liga Champions. Adapun trofi Piala FA, yang masih bisa dimenangi, dirasa masih belum cukup untuk dibilang raihan yang sukses musim ini.

“Jika Manchester City tidak memenangkan pertandingan ini, gelar itu untuk mereka (Liverpool). Dalam waktu empat hari, tersingkir dari Liga Champions dan Liga Premier,” jelas Mills seperti dilansir di Funbet303.

“Mereka masih punya Piala FA untuk diraih, tetapi mereka bisa berakhir dengan satu trofi [Piala Liga] dan itu adalah itu sebuah kegagalan? Inilah garis nasib yang harus dijalani Manchester City.”

“Ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah juga bagi Tottenham. Saya pikir sangat sulit bagi mereka meningkatkan diri, pasti ada kelelahan dan saya tidak yakin mereka bisa bermain dengan intensitas yang sama,” sambungnya.

Setelah Singkirkan FC Porto, Liverpoll Tantang Barcelona Di Semifinal Liga CHampions

FUNBET303 – Liverpool berhasil menyingkirkan FC Porto di perempatfinal Liga Champions. Di babak semifinal, The Reds akan menantang Barcelona.

Dalam pertandingan di Estadio do Dragao, Liverpool menang dengan skor 4-1. Pada babak I, Sadio Mane yang membawa tim asuhan Juergen Klopp unggul dengan golnya pada menit ke-26.
Empat gol tercipta pada paruh kedua laga. Tiga untuk Liverpool dan satu untuk tim tuan rumah.

Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Virgil van Dijk yang menjaringkan gol tambahan untuk Liverpool. Eder Militao pencetak gol hiburan untuk Porto. Dengan hasil ini, Liverpool akan menghadapi Barcelona di babak semifinal.

Porto sangat ofensif pada babak pertama. Tim asuhan Sergio Conceicao itu mampu membukukan sbanyak 15 kali percobaan. Ada 6 sampai sasaran, tak ada yang berbuah gol.

Sementara itu, Liverpool mampu tampil lebih efektif. Gol Si Merah hadir pada peluang pertama pada menit ke-26.

Mane yang mencatatkan namanya di papan skor. Dia meneruskan umpan dari Mohamed Salah.

BACA JUGA : Salah Satu Stiker Terbaik Liverpool Mohamed Salah, Masuk Daftar Orang Berpengaruh Di Dunia

Seranngan balik Liverpool membuahkan hasil pada menit ke-65. Mohamed Salah bisa menyelesailan umpan dari Trent Alexander-Arnold dengan tendangan mendatar ke arah kanan gawang yang dikawal oleh Iker Casillas.

Porto merespons gol itu dengan cepat. Bola tendangan sudut Alex Teles diselesailan Eder Militao dengan sundulan pada menit ke-69.

Liverpool menambah gol lagi pada menit ke-76. Umpan dari Jordan Henderson bisa diselesaikan dengan sundulan dari jarak dekat oleh Firmino.

Gol Van Dijk pada menit ke-84 membuat Liverpool kian tak terkejar. Tendangan sudut James Milner bisa disundul Mane, bolanya ke tengah kotak penalti Porto. Van Dijk dengan mudah menjaringkan bola. Tak ada gol lagi di waktu tambahan, Liverpool menang 4-1.

Kekalahan Juventus Dari Ajax Amsterdam Di Liga Champions

FUNBET303 – Juventus memperpanjang puasa gelar Liga Champions usai disingkirkan oleh Ajax Amsterdam. Mereka harus mencoba lagi meraih trofi Si Kuping Besar musim depan.

Langkah Juventus di Liga Champions musim ini harus terhenti di tangan Ajax di babak perempatfinal. Kepastian tersebut diperoleh setelah Si Nyonya Tua kalah 1-2 di Allianz Stadium pada leg kedua.

Juventus yang bertindak sebagai tuan rumah sebenarnya mengawali laga dengan baik. Mereka mampu unggul terlebih dahulu melalui Cristiano Ronaldo pada menit ke-28.

Namun De Godenzonen kemudian mampu bangkit berkat dua gol yang masing-masing dicetak oleh Donny van de Beek dan Matthijs de Ligt. Secara agregat Juventus kalah 3-2 dari wakil Belanda tersebut karena di leg pertama kedua tim bermain imbang 1-1.

BACA JUGA : Bos Barcelona : Coutinho Tidak Akan Pergi Kecuali Dia …?

Hasil tersebut semakin memperpanjang puasa gelar Bianconeri di ajang Si Kuping Besar. Tercatat Juventus sudah 23 musim tak pernah mencicipi gelar Liga Champions sejak terakhir kali musim 1995/1996.

Kegagalan demi kegagalan yang mereka alami di Liga Champions membuat Juventus semakin termotivasi untuk segera mengakhiri puasa gelar ini. Usai laga, Presiden klub, Andrea Agnelli, sudah menggungkapkan bakal membangun tim yang lebih kuat untuk musim depan.

Komentar petinggi Juventus ini ditanggapi dengan penuh rasa optimistis oleh Federico Bernadeschi. Pemain asal Italia menegaskan timnya hanya perlu menunggu waktu untuk meraih gelar Liga Champions.

Gary Neville Malah Begitu Senang Melihat MU Kesulitan

Gary Neville Malah Begitu Senang Melihat MU Kesulitan

FUNBET303 Raksasa Inggris, Manchester United kembali tengah menghadapi masa sulit bersama Solskjaer. Dengan melihat hasil ini, Gary Neville malah senang karena itu berarti klub akan tahu apa saja problem mereka.

Setelah berhasil bangkit atas Paris Saint-Germain pada awal bulan Maret lalu, MU memetik hasil-hasil negatif. ‘Setan Merah’ menelan empat kekalahan dalam enam pertandingan.

Tim arahan Ole Gunnar Solskjaer itu ditaklukkan Arsenal, dikalahkan Wolverhampton Wanderers dua kali yakni di Piala FA dan Liga Inggris, lalu dibungkam Barcelona. Hanya dua kemenangan dipetik dalam periode itu, yakni atas Watford dan West Ham United.

Eks kapten MU Gary Neville menilai situasi ini bisa sangat membantu tim. Sebab kini Solskjaer bisa melihat masalah sesungguhnya dan tahu apa yang harus dibenahi menuju musim depan.

BACA JUGA : Paul Pogba Merespons Tentang Isu Kepindahannya Ke Real Madrid Usai Kekalahan Manchester United

“Sejak laga lawan PSG, sudah menjadi kesulitan besar untuk United dan di satu sisi saya senang. Karena saya rasa kalau United terus melaju oke menuju akhir musim, rasanya itu akan menipu dan mengecoh semua orang untuk berpikir segala sesuatunya baik-baik saja,” ujar Neville dikutip Funbet303.

“Saya selalu berpikir bahwa akhir Maret-awal April adalah waktu yang tepat untuk mengumumkan apakah Ole yang akan jadi manajernya. Sebab saya pikir kalau Anda akan melakukan pekerjaan untuk musim depan, Anda harus membuat keputusan.”

“Ole sekarang mengetahui lebih banyak soal para pemain ini dalam beberapa bulan terakhir ketimbang di 6-8 pekan pertama, ketika segala sesuatunya berjalan baik,” tambahnya.

Moise Kean Belum Berhenti Bikin Sensasi Cetak Gol Dan Rekor lagi

FUNBET303 – Moise Kean belum berhenti bikin sensasi musim ini bersama Juventus. Penyerang muda tersebut baru saja membuat rekor usai membobol gawang SPAL.

Pada laga pekan ke-32 yang dihelat di Stadion Paolo Mazza, Kean membawa tim lapis kedua Juve memimpin 1-0 pada menit ke-30 setelah membelokkan tendangan rekannya.

Sayang, gol Kean itu gagal membawa Juve menang dan memastikan gelar Scudetto lebih cepat. Pasalnya SPAL bangkit di babak kedua untuk berbalik unggul 2-1 lewat gol-gol Kevin Bonifazi di menit ke-49 dan Sergio Flocari pada menit ke-74.

BACA JUGA : Juventus Akan Kehilangan Sosok Barzagli Akhir Musim Ini

Meski Juventus gagal berpesta juara, Kean setidaknya bisa tersenyum karena golnya tersebut membuat dia kini sudah bikin enam gol di Serie A musim ini atau yang keempat secara beruntun.

Dicatat Opta, Kean adalah pemain termuda yang mampu melakukan itu usai tiga poin untuk kemenangan diperkenalkan di Serie A. Saat ini Kean baru berusia 19 tahun 45 hari. Dia juga jadi pemain Juve termuda ketiga yang bikin lebih dari enam gol di Serie A, setelah Bruno Nicole dan Felice Borel.

Dengan Juve masih bertanding di Liga Champions dan Serie A menyisakan enam pekan lagi, ada banyak rekor serta gol yang mungkin bakal dibuat Kean.

Paul Pogba Merespons Tentang Isu Kepindahannya Ke Real Madrid Usai Kekalahan Manchester United

FUNBET303 – Paul Pogba terus dikaitkan dengan kepindahan ke Real Madrid di musim panas. Pogba menghindari pertanyaan seputar masa depannya usai kekalahan Manchester United.

Manchester United dipaksa bertekuk lutut oleh Barcelona dengan skor 0-1 di Old Trafford dalam laga leg I perempatfinal Liga Champions. Gol bunuh diri Luke Shaw yang tercipta di menit ke-12 menentukan kekalahan Setan Merah.

Usai pertandingan, Pogba ditunggu oleh beberapa wartawan. Ketika itu gelandang internasional Prancis ini ditanya apakah dirinya ingin bermain di Clasico melawan Barcelona, yang merujuk pada potensi hengkang ke Madrid.

BACA JUGA :  Presiden Barcelona : Kami Hanya Kalah Dana Dari Manchester United Pada Saat Akan Memboyong Pogba pada 2016 Lalu

“Ya, ketika kami memainkan pertandingan Liga Champions selalu menyenangkan bisa melawan Barca, itu adalah sebuah mimpi untuk setiap orang,” jawab Pogba.

Namun, para wartawan kurang puas dengan jawaban eks bintang Juventus itu. Sekali lagi, Pogba ditanya dengan merujuk langsung soal kepindahan ke Madrid.

Akan tetapi, Pogba hanya tersenyum dan bilang: “Aku tidak akan menjawabnya. Aku cuma akan berbicara tentang pertandingan saja, tidak akan berbicara yang lainnya.”

Pogba masih terikat kontrak hingga 2021 di Old Trafford. Pelatiih Madrid Zinedine Zidane akan menyambut kedatangan Pogba seandainya transfer itu terwujud. Namun, manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer percaya Pogba tidak akan ke mana-mana.

Old Trafford Masih Suram untuk Tuannya

Old Trafford Masih Suram untuk Tuannya

FUNBET303  Kembali Manchester United harus merasakan betapa seramnya kadanga mereka sendiri, Old Trafford bukan seram unutk timtamu namun sangat menakutkan bagi tuannya sendiri.

Kegagalan Manchester United menang saat menjamu Barcelona menegaskan satu hal: Old Trafford musim ini sugguh tak ramah untuk tuannya sendiri di Liga Champions.

Dalam pertandingan malam itu, Manchester United harus kembali menelan rasa pahit setelah berhasil bangkit dari keterpurukan selama ini.

Gol bunuh diri Luke Shaw jadi pembeda dalam laga Manchester United vs Barcelona di leg pertama babak delapan besar Liga Champions. Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta dan memastikan Barca pulang dengan kemenangan 1-0.

BACA JUGA : Messi Cidera Saat Laga Melawan Manchester United

MU bukannya tidak punya peluang di laga tersebut. Whoscored mencatat Paul Pogba dkk melepaskan 10 tembakan, meski tak ada yang mengarah ke sasaran.

Dengan hasil ini membuat mereka harus bekerja keras lagi dan kembali mengulang betapa ngotonya mereka saat merebut skor dari PSG.

Jika Setan Merah ingin melaju kencang di Liga Champions kali ini, mereka harus mampu membalikkan keadaan seperti apa yang mereka berikan kepada raksasa Prancis, Paris Saint-Germain.

Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk MU atas Barcelona, yang sekaligus melanjutkan juga tren buruk mereka di kandang sendiri pada musim ini.

Messi Cidera Saat Laga Melawan Manchester United

FUNBET303 -Lionel Messi harus berdarah-darah usai dihantam Chris Smalling. Cedera tersebut membuat La Pulga tak berkutik di Old Trafford.

Barcelona menang dalam lawatan mereka ke Old Trafford pada leg pertama babak perempatfinal Liga Champions, Kamis (11/4/2019) dinihari WIB, dengan skor 1-0 gol bunuh diri bek Manchester United Luke Shaw pada menit ke-12.

Hasil tersebut jelas menjadi modal berharga bagi skuat Ernesto Valverde untuk mengarungi laga leg kedua di Camp Nou, Kamis (14/4). Mereka hanya butuh hasil imbang untuk lolos ke semifinal.

BACA JUGA : Mengalami Cedera Di Timnas, Lionel Messi Sudah Tersenyum Kembali di Barcelona

Namun kemenangan Barca ini harus memakan korban usai Messi berdarah-darah di babak pertama. Hidung dan mata La Pulga terluka mengeluarkan darah akibat berbenturan dengan Chris Smalling di menit ke-31.

Saat itu, Messi yang tengah menunggu bola udara datang kepadanya ditabrak dengan keras oleh Smalling dari belakang. Pemain 31 tahun ini langsung tersungkur di lapangan sambil memegangi wajahnya.

Beruntung setelah mendapat perawatan tim medis, Messi masih mampu melanjutkan laga dan tampil selama 90 menit. Meski begitu, menurut Valverde insiden ini mempengaruhi performa Messi di laga ini.

“Messi tidak begitu nyaman setelah benturan itu. Kita harus memeriksanya besok untuk melihat lagi kondisinya,” ujar Valverde.

Dilansir dari WhoScored, penampilan Messi memang tak optimal. Dia hanya mencatakan satu sepakan ke arah gawang dan hanya sekali mampu melawati lawan. Pertahanan berlapis MU dengan menempatkan lima bek saat bertahan menyulitkan Messi. sehingga mempersuli messi untuk membuat peluang goal.

Berhasil Hat-trick, Ronaldo Juga Bikin Saham Juve Meningkat Tajam

Berhasil Hat-trick, Ronaldo Juga Bikin Saham Juve Meningkat Tajam

FUNBET303 Raksasa Italia, Juventus berhasil lolos ke babak perempatfinal Liga Champions setelah Cristiano Ronaldo berhasil mempersembahkan hat-trick untuk Juventus. Hasil itu juga turut melambungkan saham nilai saham klub asal Turin itu.

Dengan melihat pertandingan di leg 1 babak 16 besar Liga Champions dengan Atletico Madrid di Allianz Stadium, Rabu (13/3/2019) dinihari WIB, Juve harus mengalami kekalahan 2-0. Saat leg II, Juve menang tiga gol tanpa balas berkat trigol Ronaldo. Si Nyonya Tua pun melaju dengan agregat 3-2.

Di bursa saham, nilai saham Juve terkatrol. Seperti dikabarkan Bloomberg, nilainya naik sebesar 30 persen. Harga per lembarnya dari 1,22 euro menjadi 1,59 euro saat pasar saham dibuka pada pukul 9.00 pagi waktu setempat.

BACA JUGA : Lolos dengan Predikat Sebagai Juara Grup, Persebaya Belum Penuhi Target

Kenaikan itu turun di angka 15 persen pada siang waktu setempat atau Rabu malam WIB. Kenaikan ini menjadi yang tertinggi sejak Oktober 2013.

Juventus sudah mendapatkan tambahan duit sebesar 10,5 juta euro dengan melaju ke babak perempatfinal Liga Champions. Sebelumnya, Juve sudah mengantongi uang sebesar 9,5 juta euro sebagai imbalan sudah lolos dari fase grup.

Pundi-pundi penghasilan Bianconeri akan kian besar andai bisa melaju lebih jauh lagi di kasta tertinggi kompetisi antarklub Eropa itu. Nilan ya sampai 31 juta euro.

Disingkirkan MU, PSG Dihantui Comeback Barcelona?

Disingkirkan MU, PSG Dihantui Comeback Barcelona?

FUNBET303 PSG kembali menuai hasil buruk setelah berhasil unggul di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Bertanding dengan Manchester United di depan pendukungnya sendiri, PSG tampil apik, namun masih saja tetap kalah dari solidnya permainan MU.

Paris St. Germain membuang keunggulan di leg pertama sebelum tersingkir usai dikalahkan Manchester United. Mungkinkah PSG dihantui oleh laga melawan Barcelona?

Di Parc des Princes, Kamis (7/3/2019) dinihari WIB, PSG menjamu MU dengan modal 2-0 berkat kemenangan di Old Trafford. Untuk lolos Les Parisiens sesungguhnya cuma butuh minimal hasil seri saja, namun justru menderita kekalahan 1-3 sehingga tersingkir karena produktivitas gol tandang dalam agregat 3-3.

Hasil mengecewakan ini menandai PSG untuk ketiga kalinya beruntun tersingkir di babak 16 besar Liga Champions. Khususnya pada dua musim lalu, PSG memperoleh pengalaman yang nyaris serupa.

Kala itu PSG memiliki keuntungan meyakinkan usai mengalahkan Barcelona 4-0 di leg pertama. Namun, PSG yang dibesut Unai Emery remuk di Camp Nou dengan skor 1-6 sehingga terdepak dengan agregat 5-6.

Pelatih PSG Thomas Tuchel menepis anggapan bahwa timnya terhantui oleh comeback Barcelona di laga melawan MU. Soalnya, skuat PSG kini sudah berbeda.

BACA JUGA : MU Berhasil Comeback, Neymar Kaget dan Marah-marah di Instagram

“Tidak mungkin itu mentalitasnya karena Thilo Kehrer (blunder di gol pertama MU -red) tidak bersama kami di Barcelona”

“Bagi saya, masalah yang ada pada hari ini adalah cara kami memulai bukanlah cara yang tepat untuk memulai pertandingan. Kami memang menunjukkan reaksi sempurna, kami sama sekali tidak cemas, kami sepenuhnya menguasai bola, punya banyak peluang dan tidak tertekan atau terancam karena serangan balik.”

Tidak bisa dipungkiri, gol-gol MU terlahir karena kesalahan-kesalahan para pemain PSG. Setelah blunder Kehrer yang dimanfaatkan Romelu Lukaku, Lukaku kembali memaksimalkan kesalahan Gianluigi Buffon yang gagal mengamankan bola sepakan Marcus Rashford.

PSG dikenai penalti setelah Presnel Kimpembe melakukan handball bola sepakan Diogo Dalot. Rashford maju sebagai eksekutor dan sukses menyarangkan bola ke sisi atas jala gawang PSG untuk memenangkan MU.

“Gol kedua adalah sesuatu yang tidak akan pernah terjadi lagi kepada Gigi, dan dia tidak di Barcelona juga, begitupun dengan saya. Jadi Anda tidak bisa membandingkan dengan Barcelona,” cetus Tuchel.

“Kalau Anda memiliki lawan yang sudah jelas lebih baik daripada Anda, maka ok, Anda memiliki sesuatu untuk dianalisis. Kalau tadi adalah sebuah pertandingan liga, Anda bisa menerimanya lalu melakoni laga lainnya. Tapi hari ini buruk sekali, dan kami tidak pantas tersingkir dalam duel 180 menit. Ini adalah kekecewaan besar, pastinya.”